Minggu, 27 Maret 2011

Tips Membuat Kue Kering

Tips – tips membuat Kue Kering...

Disusun oleh...Dida Rachmadiah

Sumber : Tabloid Nova, Sedap dan berbagai sumber lainnya.

Membuat kue kering sekilas tampaknya amat mudah. Semua bahan dicampur lalu dibentuk dan dioven. Padahal prosesnya tak semudah itu. Ada beberapa hal yg perlu diketahui dan lakukan agar kue kering tidak sekadar jadi, tetapi enak rasanya. Pemahaman bahan dan karakternya akan membantu menciptakan kue kering yg lezat. Teknik pembuatan kue juga akan banyak menolong saat menemukan kegagalan waktu membuat kue kering.

Berikut tentang pemilihan bahan untuk pembuat kue kering :

TEPUNG
Tepung yg dipilih biasanya berprotein rendah atau tepung serbaguna (all purpose flour). Selain terigu, kadang kita memakai tepung ketan, tepung kanji, tepung maizena, atau hunkue. Apapun tepung yg dipilih, tepung berfungsi yg sama yaitu membangun struktur kue dan sebagai pengikat bahan2 yg digunakan dalam kue. 


GULA
Gula yang digunakan bisa gula pasir, gula palem, tepung gula dan brown sugar (gula caramel). Gunanya untuk memberi rasa manis dan memberi warna pada kue. Kue yang gulanya sedikit akan pucat rasanya.
Penggunaan gula halus dan kasar akan menghasilkan kue yang berbeda. Gula halus akan memudahkan kita dalam pembuatannya karena cepat hancur. Kue yg dihasilkanpun teksturnya akan lebih halus, sebaliknya kue yg menggunakan gula pasir, kue akan renyah hasilnya. 


LEMAK
Baik lemak hewan (MENTEGA) maupun lemak tumbuhan (MARGARINE) bisa digunakan, tetapi minyak atau mentega putih juga oke dibuat kue kering. Umumnya org mencampur mentega dan margarine, tujuannya bukan cuma menghemat biaya ttp juga membuat kue tidak hancur. Lebih baik menggunakan mentega unsalted (tdk asin) krn aromanya lebih menonjol dan lbh kaya. Suhu mentega yg dipakai harus suhu ruang, bila suhu mentega terlalu dingin atau terlalu panas hingga mjd berminyak, udara tdk bisa masuk kedalamnya.
Lemak membuat kue empuk dan tahan lama. 


TELUR
Telur yg dipakai bisa kuning telur, putih telur atau keduanya. Kue yg menggunakan kuning telur saja akan lebih empuk, sebaliknya bila menggunakan putih telur saja akan mjd keras.
Penambahan telur untuk memberi kelembapan, nilai gizi sekaligus membangun struktur kue. Telur juga sering dipakai utk memoles, utk mengkilatkan kue.

BAHAN LAIN
Salah satunya adalah susu bubuk (walau kadang dipakai juga susu cair, susu segar atau susu kental manis). Susu bertujuan untuk memberi rasa, aroma dan nilai gizi.
Rempah-rempah juga sering ditambahkan untuk menambah aroma.
Ada juga bahan tambahan lain seperti buah kering, coklat bubuk dan aroma (spt pasta coklat, moka, esens buah2an). 


BAHAN PEMUAI 


Soda Kue
Soda kue membuat remah kue kering jd gelap warnanya, tetapi soda kue juga bisa mengontrol kegosongan gula. Hati2 pd jumlah pemakaiannya. Terlalu banyak soda membuat kue terasa spt sabun.

Baking Powder
Baking powder adalah campuran antara soda kue, cream of tartar dan tepung. Perbandingannya sekitar 1:2:1. tujuan penambahan ini membuat kue kering lebih renyah dan memperlebar kue kering. 



Nah..berikut Tips - tips yang perlu kita perhatikan saat membuat kue kering :

1.Selalu gunakan tepung terigu berprotein rendah atau sedang (Kunci atau Segitiga Biru) , pastikan tepung dalam kondisi kering, dan jangan lupa di ayak

2. Tambahan 20% tepung maizena dari total berat tepung agar kue menjadi renyah. Kerenyahan dapat diperoleh dengan menyangrai tepung sebelum dimasukan dalam adonan.


3. Tambahan 1 sendok makan susu bubuk dalam 500 gram tepung terigu agar kue menjadi gurih

4. Gunakan capuran margarin dan mentega agar diperoleh rasa yang lebih lezat dan aroma kue menjadi harum. Agar tetap ekonomis, ganti 25% total jumlah margarin dengan mentega.

5. Jangan mengocok margarin terlalu lama. Adonan akan lembek sehingga sulit dicetak. Pengocokan dilakukan hanya sampai semua bahan tercampur rata.

6. Pakai telur yang masih baru. Jika telur telah disimpan di dalam kulkas, keluarkan dan diamkan sampai tercapai suhu ruangan

7. Gantilah kuning telur mentah dengan kuning telur kukus yang dihancurkan. Hal ini akan menghasilkan kue kering renyah dan tidak melebar saat dioven.

8. Jangan mengaduk adonan terlalu lama dan Hindari membuat kue kering lebih dari satu resep. Bila adonan lebih dari satu resep, adonan yang belum tercetak akan menjadi keras, akibatnya kue menjadi kurang renyah. Bila sudah telanjur mengocok adonan lebih dari satu resep, pisahkan adonan mentega dengan tepung terigu. Caranya, ambil sebagian adonan lalu tuangkan sebagian tepung terigu. Aduk rata lalu cetak/bentuk sesuai selera. Begitu seterusnya sampai adonan habis.

9. Saat mencampur tepung terigu sebaiknya tidak sekaligus, karena kelembapan tepung terigu yang berbeda dapat membuat kue jadi keras atau tidak renyah.


10. Jika adonan tetap lembek, jangan menambah tepung lagi. Bungkus adonan dengan plastik lalu simpan dalam lemari es 1-2 jam hingga adonan mengeras dan dapat dicetak

11.Untuk memanggang kue, gunakan loyang tipis 3-4 cm

12. Saat memanggang, beri jarak antar kue

13. Panaskan oven sebelum kue dimasukan agar kue matang sempurna

14.Saat kue sudah berwana keemasan dan kering tepinya, segera keluarkan dari oven. Saat kue panas, kue mungkin masih agak lunak di tengahnya, tapi ketika dingin kue akan mengeras sendiri

KEGAGALAN YANG SERING TERJADI

1. Kue Terlalu Melebar
Penyebabnya bisa pengocokan gula dan margarine yg terlalu lama. Bisa juga karena telur yg dipakai terlalu banyak.

2. Kue Terlalu Keras
Kesalahan bisa disebabkan komposisi resep yg keliru. Perlu diketahui perbandingan bahan yg baik adalah 3 : 2 : 1 : ½, artinya bila menggunakan 300 gram tepung terigu maka mentega yg dibutuhkan adalah 200 gram sdgkan gulanya 100 gram dan telurnya 50 gram.
Bisa juga karena kue terlalu lama dioven (temperature terlalu rendah).

3. Kue Coklat Dibagian Bawah, Tetapi Belum Matang Dibagian Tengah
Api oven tdk merata atau oven terlalu panas. Bisa juga karena jarak loyang keapi terlalu dekat. Pengolesan margarine yg terlalu banyak pd loyang juga bisa menyebabkan hal ini.

4. Bagian Luar Kue Sudah Kering Bagian Dalam Masih Basah
Panas oven terlalu tinggi.

5. Kue Terlalu Mawur
Bahan margarine atau mentega terlalu banyak. Untuk mengatasinya tambahkan sedikit putih telur dalam adonan saat margarine dikocok.

6. Warna Kue Terlalu Pucat
Walau kue sudah matang tapi warnanya pucat, kemungkinan besar karena gula yg dipakai kurang banyak.

7. Kue Kering Yg Berisi Terbuka Saat Dioven
Sering kali kue yg diisi terbuka sambungannya saat dioven. Biasanya kesalahan pd saat memulung adonan, isi kue mengenai bagian sambungan kue hingga kue tdk merekat sempurna.

Nah..semoga bermanfaat buat semuanya...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar